TRAINING K3 PADA DRILLING DAN WORKOVER
TRAINING KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
TRAINING PENERAPAN K3
Deskripsi Training K3 pada Drilling dan Workover
Terjadinya kecelakaan di wilayah pertambangan minyak dan gas bumi akan
berdampak pada stabilitas proses produksi yang secara sistemik akan
memberikan kerugian besar pada perusahaan baik secara profit, tenaga
kerja, dan reputasi. Manajer dan tenaga kerja HSE di perusahaan
pertambangan merupakan kunci utama dari pelaksanaan operasi yang aman.
Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi mencatat bahwa pada tahun 2010
terjadi 17 kecelakaan fatal yang terjadi di sektor drilling
(eksplorasi) dan workover (pemeliharaan sumur), hal ini secara tidak
langsung menunjukkan bahwa kompetensi pekerja HSE di perusahaan
pertambangan minyak dan gas bumi masih harus perlu ditingkatkan
sehingga angka kecelakaan bisa diminimalisir. Oleh sebab itulah,
perusahaan membutuhkan seperangkat manajemen keselamatan dan kesehatan
kerja (K3) dengan spesifikasi perhatian pada drilling dan workover
yang selama ini masih menjadi faktor penyebab dari tingginya angka
kecelakaan di perusahaan pertambangan minyak dan gas bumi.
Tujuan Training K3 pada Drilling dan Workover
1. Memberikan kecakapan manajerial dalam menjalankan K3 pada drilling
dan workover
2. Meningkatkan kualitas pekerja HSE yang memeriksa keamanan dan
keselamatan pada proses produksi pertambangan
3. Memberikan ketrampilan menyelesaikan persoalan (problem solving)
yang berkaitan dengan permasalahan yang kemungkinan dihadapi oleh
pekerja HSE di wilayah workover dan drilling.
Materi Training K3 pada Drilling dan Workover
1. Ruang lingkup K3 pada drilling dan workover perusahaan
pertambangan minyak dan gas bumi
+ Urgensi penerapan K3 pada drilling dan workover
+ Undang-undang yang menyangkut K3 pada drilling dan workover
2. Perancangan instalasi pengeboran
3. Sistematika pemilihan lokasi sumur
4. Memahami kontruksi menara
5. Sumber-sumber kecelakaan pada proses operasi di drilling dan
workover
6. Penanganan lumpur di wilayah operasi
7. Penanganan potensi kebakaran di wilayah operasi
8. Metode pengelolaan lingkungan di wilayah pengeboran sumur
9. Studi kasus antisipasi kecelakaan kerja
Metode Training K3 pada Drilling dan Workover
Presentasi, lecture, tanya jawab, diskusi, brainstorming, studi kasus
Peserta Training K3 pada Drilling dan Workover
Direktur perusahaan, manajer operasional, manajer HSE, staf HSE,
petugas operasi pengeboran dan produksi, operator lantai bor, operator
menara bor, juru bor, ahli pengendali bor, drilling supervisor.
JADWAL TRAINING TAHUN 2026
03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026
06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026
05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026
03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026
07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026
05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026
09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026
06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026
04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026
08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026
06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026
04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026
Metode Training
- Tatap Muka/offline
- Online via zoom
Kota Penyelenggaraan jika offline :
- Bandung
- Jogjakarta
- Surabaya
- Jakarta
fasilitas yang didapatkan
- Training Kit Eksklusif
- Tas
- Name Tag
- Modul
- Flash disk
- Ballpoint
- Block Note
- Souvenir
- Harga yang Reliable
- Trainer Kompeten di bidangnya
- Pelayanan Maksimal untuk peserta
- Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :
Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)
In House Training : on Call
