Jl. kebagusan Dalam IV. Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12520.
0813 4958 9616
rajatrainingindo@gmail.com

TRAINING PRODUKTIVITAS ALAT BERAT DALAM KEGIATAN PENATAGUNAAN LAHAN PASCATAMBANG

Rajanya Training di Indonesia

TRAINING PRODUKTIVITAS ALAT BERAT DALAM KEGIATAN PENATAGUNAAN LAHAN PASCATAMBANG

TRAINING PENGENALAN PRODUKTIVITAS ALAT BERAT DALAM KEGIATAN PENATAGUNAAN LAHAN PASCATAMBANG

training

TRAINING PENATAGUNAAN LAHAN PASCATAMBANG

 

Instructor by : Suharto Safei

Â

DESKRIPSI

Dunia  pertambangan  sangat  erat sekali ketergantungannya dengan alat
berat. Kegiatan utama dalam dunia pertambangan adalah gali-muat-angkut
dimana  pada  kegiatan  tersebut  menggunakan alat berat yang memiliki
spesifikasi   maupun  harga  yang  bervariasi.  Pemilihan  alat  berat
mempengaruhi  efisiensi  dan  profitabilitas  pada  pekerjaan. Tingkat
efektivitas  alat  berat  dinilai berdasarkan produktivitas alat. Maka
perhitungan  akan  produktivitas  alat  merupakan  modal penting dalam
manajemen suatu proyek pertambangan.

Dalam   penatagunaan   Lahan  Pascatambang  juga  tentunya  memerlukan
alat-alat  berat yang akan mempermudah kegiatan tersebut. Adapun jenis
alat      berat     yang     sering     digunakan     :     Dump-truck
(Pemuatan–Pengangkutan-Penumpahan),      Bull-dozer      (Penancapan
blade–Penggusuran–Pengangkatan     Blade–Memutar),     Excavator
(Penggalian–Ayun   bermuatan–Penumpahan–Ayun  kosong),  Dragline
(Pelemparan      bucket–Pengerukan–Pengangkatan      bucket–Ayun
bermuatan-Penumpahan–Ayun kosong), dll.

Perhitungan  produktifitas suatu alat adalah untuk mengetahui seberapa
efektif  alat  tersebut  bekerja  di  tambang. Produktivitas digunakan
sebagai  pedoman  dalam menentukan durasi pelaksanaan setiap pekerjaan
dan  jumlah  alat  berat  yang  diperlukan.  Dengan  begini  kita bisa
menentukan  berapa target produksi yang ingin dicapai suatu perusahaan
pertambangan  dari  alat-alat  yang  tersedia di dalamnya. Jika target
produksi sudah ditentukan dan ternyata tidak memenuhi target tersebut,
maka  dapat  ditelaah faktor apa saja yang menyebabkan target produksi
tidak  tercapai,  yaitu  apakah  faktor produktifitas alat atau faktor
lain.

Dalam  pelatihan  ini akan membahas mengenai bagaimana cara mengetahui
nilai  produktivitas  alat berat yang digunakan di pertambangan, yaitu
alat  angkut  tambang  dan  alat  muat  tambang.  Selain itu kita akan
dibahas  juga  mengenai  produktivitas  unit angkut serta nilai faktor
kesesuaian  (Match factor) antara alat muat dan unit angkut dalam satu
front  (fleet),  dimana nilai match factor menunjukkan efisiensi kerja
dan keserasian antara alat muat dan unit angkut di tambang.

OUTLINE  MATERI  Training  Produktivitas  Alat  Berat  Dalam  Kegiatan
Penatagunaan Lahan Pascatambang

1. Introduction “ Jenis-Jenis Alat Berat Pertambangan�

2. Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Alat :
* Tahanan gali (Digging Resistance)
* Tahanan guling atau tahanan gelinding (Rolling Resistance)
* Tahanan kemiringan (Grade Resistance)
* Koefisien Traksi
* Rimpull
* Percepatan
* Elevasi letak proyek
* Efisiensi Operator
* Faktor pengembangan atau pemuaian (Swell Factor)
* Berat material

3. Menghitung Produktivitas Alat Angkut di Tambang :
* Cycle Time alat angkut
* Standard Vessel Capacity (SVC)
* Fill Factor Vessel Capacity (FVC)
* Mechanical Availability alat angkut (MA)
* Effective Utility alat angkut (EU)

4.  Menghitung Produktivitas Alat Muat Saat Beroperasi Di Pertambangan
:
* Cycle Time alat muat (CT)
* Volume Real Bucket alat saat menggali (VR)
* Faktor pengisian alat muat (FP)
* Mechanical Availability alat muat (MA)
* Effective Utility alat muat (EU)

5. Menghitung Ketersediaan Alat :
* Mechanical Availability (MA)
* Physical Availability (PA)
* Used Availability (UA)
* Effective Utility (EU)

6. Study Case

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call