Jl. kebagusan Dalam IV. Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12520.
0813 4958 9616
rajatrainingindo@gmail.com

TRAINING PENYUSUNAN SOP FOR BANKING

Rajanya Training di Indonesia

TRAINING PENYUSUNAN SOP FOR BANKING

TRAINING KAPAN HARUS MENAMBAHKAN MASA BERLAKU SOP

training

TRAINING MEMBUAT SOP DENGAN DUA MACAM PROFIL PENGGUNA

 

Standard  operating  procedure  (SOP) yang dapat diartikan sebagai Who
Does  What  and  How  merupakan  salah  satu  metode kerja yang dibuat
sebagai  panduan  untuk memastikan bahwa proses bisnis berjalan sesuai
rencana,  standar  dan  aturan  untuk kepuasan pelanggan baik internal
maupun  eksternal.  Kurangnya  pelatihan  tentang  teknik  dan  metode
penulisan  SOP  menjadi  penyebab para penyusun atau penulis SOP tidak
memahami  dengan  benar  bagaimana  membuat SOP yang efektif. SOP yang
mudah  dipahami  terbukti  meningkatkan  produktifitas kerja dan dapat
meningkatkan hubungan kerja yang harmonis antar bagian/ proses. Namun,
apabila  SOP  tidak  mudah dipahami dan menimbulkan multi tafsir dapat
membuat kesalahan kerja dan pada akhirnya merugikan pelanggan.

Pelatihan  penyusunan  SOP  for banks ini akan menunjukkan keefektifan
sebuah  Standard  operating  procedure  di industri bank, dimana dapat
dilihat  dari  a) sejauh mana ia digunakan dan memberi nilai tambah b)
sejauhmana   ia   digunakan   dan   dapat  menyamakan  persepsi  antar
bagian/departemen  c) sejauhmana ia dapat berfungsi sebagai pengendali
dan  pemantau  kinerja  proses.  Apabila SOP ditempat kerja anda tidak
demikian,  anda wajib meninjau ulang SOP atau bahkan menulis ulang SOP
yang ada.

MATERI:
1. Apa  bedanya  prosedur dengan SOP, instruksi kerja, pedoman kerja,
protap, juklak, juknis, user/operating manual dll?
2. Bagaimana membedakan dan membuat pedoman dan panduan?
3. Mengapa  prosedur  penulisan  harus  dibuat  terlebih  dahulu, dan
bagaimana membuatnya?
4. Bagaimana membuat prosedur berbasis proses?
5. Mengapa SOP teknis sudah tidak disyaratkan lagi oleh ISO 9000, dan
apakah 6 prosedur manajemen yang diwajibkan?
6. Bagaimana   mengantisipasi   prosedur  yang  dinamis  oleh  karena
Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang sering bertambah dan berubah?
7. Bagaimana  membuat  hirarki  dokumen  dari PBI hingga prosedur dan
instruksi kerja?
8. Apakah 3 anatomi SOP yang mendasar (Format, Elemen dan Atribut)?
9. Mengapa SOP tidak boleh dibuat atas dasar ”Write what you do”?
10. Bagaimana merubah fungsi SOP sebagai alat pandu menjadi alat pandu
dan alat ukur, alat kendali, alat audit, alat reward and punish?
11. Bagaimana membuat SOP dengan dua macam profil pengguna (Pemula dan
Ahli)?
12. Kapan harus menambahkan masa berlaku SOP?
13. Mengapa Flowchart tidak dimulai dengan ”Start” atau ”Mulai”?
14. Bagaimana   mengintegrasikan   SOP  dengan  risk  management,  key
performance indicator dan service level agreement?
15. Mengapa  kebanyakan penulis hanya menggunakan format narration dan
flowchart,  dan  tidak  tahu  bahwa  Anotated Pictorial atau video
sering kali lebih efektif?
16. Bagaimana  mengendalikan  SOP  dengan  document control dan master
lists?
17. Mengapa  SOP  yang dibuat berbasis struktur dan uraian kerja tidak
sehandal apabila dibuat berbasis process business map?

18. Mengapa SOP harus berbatas waktu (SOP Lifecycle)?
19. Bilamana    SOP    diberi    tanda    (distempel)    ”Controlled”,
”Uncontrolled”, ”Archieved” atau ”Obsolete”?

INSTRUKTUR:
Irfan Solichin Purwana and team

METODE:
Kegiatan  pelatihan  dirancang  agar  peserta  dapat  memahami  secara
komprehensif  materi yang disampaikan, sehingga dapat dimplementasikan
secara  aplikatif  dalam  dunia  kerja.  Adapun  metode yang digunakan
adalah:
1. Presentation
2. Discuss
3. Case Study
4. Evaluation

 

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call