Jl. Prabu Kian Santang gg. Pesantren No.128, RT.01/RW.01, Keroncong, Kec. Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten 15134, Indonesia
0813 4958 9616
rajatrainingindo@gmail.com

TRAINING MANAJEMEN PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA

Rajanya Training di Indonesia

TRAINING MANAJEMEN PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA

TRAINING PENGENALAN MANAJEMEN PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA

training

TRAINING KONSEP PENGENDALIAN POLUSI UDARA

 

DESKRIPSI

Setiap  hari  kita menghirup udara bebas di sekitar kita secara gratis
alias  cuma-cuma.  Tetapi  beberapa  wilayah  di  Indonesia khususnya,
udaranya  sangat  tercemar. Sumber pencemaran dapat merupakan kegiatan
yang  bersifat  alami  dan  kegiatan antropogenik. Contoh sumber alami
adalah  akibat  letusan  gunung  berapi,  kebakaran hutan, dekomposisi
biotik,  debu,  spora  tumbuhan dan lain sebagainya. Pencemaran akibat
kegiatan  manusia  secara  kuantitatif  sering  lebih  besar, misalnya
sumber  pencemar  akibat aktivitas transportasi, industri, persampahan
baik akibat proses dekomposisi ataupun pembakaran dan rumah tangga.

Pencemaran  udara  akibat  kegiatan  transportasi  yang sangat penting
adalah  akibat  kendaraan  bermotor di darat yang menghasilkan gas CO,
Nox,  Hidrokarbon, SO2 dan Tetraethyl lead, yang merupakan bahan logam
timah   yang  ditambahkan  kedalam  bensin  berkualitas  rendah  untuk
meningkatkan nilai oktan guna mencegah terjadinya letupan pada mesin.

Parameter penting akibat aktivitas ini adalah CO, Partikulat, NOx, HC,
Pb,  dan  SOx.  Emisi pencemaran udara oleh industri sangat tergantung
dari jenis industri dan prosesnya, peralatan industri dan utilitasnya.
Berbagai  industri  dan  pusat  pembangkit  tenaga listrik menggunakan
tenaga  dan panas yang berasal dari pembakaran arang dan bensin. Hasil
sampingan dari pembakaran adalah SOx, asap dan bahan pencemar lain.

Proses pembakaran sampah walaupun skalanya kecil sangat berperan dalam
menambah  jumlah  zat pencemar di udara terutama debu dan hidrokarbon.
Hal  penting  yang  perlu  diperhitungkan dalam emisi pencemaran udara
oleh sampah adalah emisi partikulat akibat pembakaran, sedangkan emisi
dari  proses dekomposisi yang perlu diperhatikan adalah emisi HC dalam
bentuk gas metana.

TUJUAN

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat :
* Memahami konsep pengendalian pencemaran udara
* Memahami  pentingnya  pengendalian pencemaran udara bagi kehidupan
masa depan
* Mampu menganalisa masalah terkait pengendalian pencemaran udara
* Mampu membantu pemerintah untuk menjaga lingkungan khususnya dalam
pengendalian pencemaran udara

MATERI Training Manajemen Pengendalian Pencemaran Udara
* Konsep pengendalian pencemaran udara
* Jenis-jenis pencemaran udara
* Peraturan dan Undang Undang tentang Pengendalian Pencemaran Udara
* Dampak pencemaran udara
* Pengendalian pencemaran udara
* Studi kasus dan diskusi

PESERTA

Staff,  Supervisor,  Manager  hingga level di atasnya dari divisi HSE,
CSR, Staff  Lingkungan  Hidup, Praktisi  atau Profesional yang ingin
menambah pengetahuan mengenai Pengendalian Pencemaran Udara.

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

JADWAL TRAINING TAHUN 2026

03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026

06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026

05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026

03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026

07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026

05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026

09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026

06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026

04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026

08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026

06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026

04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026

Metode Training

  1. Tatap Muka/offline
  2. Online via zoom

Kota Penyelenggaraan jika offline :

  1. Bandung
  2. Jogjakarta
  3. Surabaya
  4. Jakarta

fasilitas yang didapatkan

  1. Training Kit Eksklusif
    • Tas
    • Name Tag
    • Modul
    • Flash disk
    • Ballpoint
    • Block Note
    • Souvenir
  2. Harga yang Reliable
  3. Trainer Kompeten di bidangnya
  4. Pelayanan Maksimal untuk peserta
  5. Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :

Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)

In House Training : on Call