TRAINING MAKE YOUR PATIENT SAFE WITH PATIENT SAFETY
TRAINING PENGENALAN MAKE YOUR PATIENT SAFE WITH PATIENT SAFETY
TRAINING PATIENT SAFETY
DESKRIPSI
Berdasarkan Kepmen No. 496/Menkes/SK/IV/2005 tentang Pedoman Audit
Medis di Rumah Sakit, yang tujuan utamanya adalah untuk tercapainya
pelayanan medis prima di rumah sakit yang jauh dari medical error dan
memberikan keselamatan bagi pasien. Perkembangan ini diikuti oleh
Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) yang berinisiatif
melakukan pertemuan dan mengajak semua stakeholder rumah sakit untuk
lebih memperhatian keselamatan pasien di rumah sakit. Mempertimbangkan
betapa pentingnya misi rumah sakit untuk mampu memberikan pelayanan
kesehatan yang terbaik terhadap pasien mengharuskan rumah sakit untuk
berusaha mengurangi medical error sebagai bagian dari penghargaannya
terhadap kemanusiaan. Untuk itu, pelatihan ini menjadi sangat penting
sebagai langkah strategik rumah sakit dalam menempatkan patient safety
sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan yang berkualitas di
rumah sakit.
TUJUAN
* Memahami pentingnya patient safety di rumah sakit dan
mengembangkan budaya safety tersebut.
* Mampu mengidentifikasi dan memanage high-alert medications dan
menghindarkan diri dari medication error.
* Memahami sistem yang mendukung patient safety dan mampu menerapkan
langkah-langkah penyelamatan pasien di rumah sakit.
MATERI Training Public Make Your Patient Safe With Patient Safety
1. Patient Safety
Pendekatan Sistematik Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit
Keselamatan pasien (patien-safety) merupakan salah satu dimensi mutu
yang saat ini menjadi perhatian para praktisi pelayanan kesehatan,
baik dalam skala nasional maupun global.
2. Clinical Pathway
Sebagai salah satu kunci menuju patient safety Clinical pathways
digunakan untuk mendeskrisikan dan mengimplementasikan standar klinik
sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas keselamatan pasien.
3. Membangun Budaya ‘safety’ di Rumah Sakit
Implementasi pasien safety tak bisa dipisahkan dari budaya safety yang
mendukung dilingkungan lembaga pelayanan kesehatan. oleh karena itu,
perlu ada peningkatkan budaya safety dan sistem yang mendukung
pelaksanaan budaya itu untuk pelayanan berkualitas terhadap pasien.
4. Medication Safety Medication
Penting bagi setiap rumah sakit Ada dua alasan yang dapat dikemukakan.
Pertama, penggunaan obat-obatan secara aman mensyaratkan adanya
perencanaan yang sangat hati-hati dan hal itu tidak mungkin dicapai
jika semua sumber daya organisasi hanya diarahkan pada pencapaian
orientasi jangka pendek semata. Kedua, kesalahan yang berkaitan dengan
obat-obatan menempati posisi terbesar dalam medical error di rumah
sakit.
5. Audit Medis dan Patient Safety
Kepmen No. 496/Menkes/SK/IV/2005 tentang Pedoman Audit Medis di Rumah
Sakit, yang tujuan utamanya adalah untuk tercapainya pelayanan medis
prima di rumah sakit yang jauh dari medical error dan memberikan
keselamatan bagi pasien.
6. Komunikasi Dalam Patient Safety
Komunikasi memegang peran penting dalam patient safety. Pengembangan
pola komunikasi yang terbuka dengan pasien dan keluarganya adalah hal
yang harus dilakukan oleh dokter maupun staf medis lainnya. Dari
proses ini pasien akan mandapatkan informasi dan penjelasan yang
detail sejak awal akan kemungkinan-kemungkinan bila terjadi insiden.
7. Sistem Informasi Pencatat dan Pelaporan insiden
Salah satu dari 7 langkah penerapan keselamatan pasien adalah
mengembangkan sistem pencatatan dan pelaporan insiden. Bagaimana
implementasi dari sistem ini? Sesi ini akan mengkaji secara mendalam
bagaimana penyusunan dan penerapan dari sistem informasi pencatat dan
pelaporan insiden ini.
8. Monitoring dan Evaluasi
Untuk mengimplementasikan standar keselamatan pasien, maka rumah sakit
harus merancang proses baru atau memperbaiki proses yang ada,
memonitor dan mengevaluasi kinerja melaui pengumpulan data,
menganalisis secara intensif Kejadian Tidak Diharapkan, dan melakukan
perubahan untuk meningkatkan kinerja serta keselamatan pasien.
TRAINING METHOD
Presentation
Discussion
Case Study
Evaluation
JADWAL TRAINING TAHUN 2026
03 – 04 Januari 2026 | 16 – 17 Januari 2026
06 – 07 Februari 2026 | 20 – 21 Februari 2026
05 – 06 Maret 2026 | 19 – 20 Maret 2026
03 – 04 April 2026 | 23 – 24 April 2026
07 – 08 Mei 2026 | 21 – 22 Mei 2026
05 – 06 Juni 2026 | 25 – 26 Juni 2026
09 – 10 Juli 2026 | 23 – 24 Juli 2026
06 – 07 Agustus 2026 | 20 – 21 Agustus 2026
04 – 05 September 2026 | 18 – 19 September 2026
08 – 09 Oktober 2026 | 22 – 23 Oktober 2026
06 – 07 November 2026 | 26 – 27 November 2026
04 – 05 Desember 2026 | 18 – 19 Desember 2026
Metode Training
- Tatap Muka/offline
- Online via zoom
Kota Penyelenggaraan jika offline :
- Bandung
- Jogjakarta
- Surabaya
- Jakarta
fasilitas yang didapatkan
- Training Kit Eksklusif
- Tas
- Name Tag
- Modul
- Flash disk
- Ballpoint
- Block Note
- Souvenir
- Harga yang Reliable
- Trainer Kompeten di bidangnya
- Pelayanan Maksimal untuk peserta
- Penjemputan dari dan ke bandara
Investasi :
Public training : Rp. 4.500.000 (minimum 3 pax)
In House Training : on Call
